PENYAKIT JANTUNG – DIAGNOSIS, PENYEBAB & GEJALA

Penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian utama di seluruh dunia. Dikenal sebagai penyebab utama kematian di banyak negara, penyakit jantung melibatkan berbagai kondisi yang memengaruhi kesehatan dan fungsi jantung seseorang.

CARA DIAGNOSIS PENYAKIT JANTUNG

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik: Dokter akan mengumpulkan riwayat medis lengkap pasien, termasuk gejala yang dialami, riwayat penyakit, dan faktor risiko yang mungkin dimiliki pasien seperti merokok, diabetes, atau riwayat penyakit keluarga.

Elektrokardiogram (EKG/ECG): Tes ini merekam aktivitas listrik jantung dan dapat mendeteksi adanya aritmia, gangguan konduksi, atau tanda-tanda penyakit jantung iskemik.

Echocardiogram: Ini adalah tes ultrasonografi yang menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar jantung dan melihat ukuran, bentuk, dan fungsi jantung, serta memeriksa aliran darah dan katup jantung.

Tes Darah: Untuk mengukur kadar kolesterol total, trigliserida, lipoprotein, dan faktor risiko lainnya yang terkait dengan gangguan jantung.

Tes Treadmill (Tes Latihan atau Tes Stres): Latihan fisik sambil dipantau EKG dan tekanan darah, untuk mengidentifikasi apakah ada gangguan aliran darah ke jantung saat beraktivitas fisik, yang mungkin tidak terdeteksi saat istirahat.

Angiografi Koroner: Prosedur invasif di mana agen kontras disuntikkan ke arteri koroner melalui kateter untuk menciptakan gambaran radiografi dari arteri jantung untuk membantu dalam mengevaluasi apakah ada penyumbatan atau penyempitan signifikan dalam arteri koroner.

MRI Jantung: Menggunakan gelombang radio dan medan magnet untuk menciptakan gambar yang sangat rinci dari jantung dalam menilai ukuran, bentuk, fungsi, dan aliran darah jantung.

Pemeriksaan Jantung Lainnya: Seperti tes arrhythmia, tes stres farmakologis, CT scan jantung, atau tes elektrofisiologi jantung.

PENYEBAB SAKIT JANTUNG

Faktor Gaya Hidup :
Merokok
Diet tidak sehat
Kurang aktifitas fisik

Faktor Medis :
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Kolesterol tinggi
Obesitas dan kelebihan berat badan
Diabetes
Riwayat keluarga
Usia

Faktor Lain :
Stress
Alkohol dan narkoba
Polusi udara
Faktor genetik

GEJALA SAKIT JANTUNG

  • Nyeri atau Ketidaknyamanan di Dada (Angina Pectoris)
  • Sesak Napas (Dispnea)
  • Kelelahan dan Lemah
  • Palpitasi (Detak Jantung Tidak Teratur)
  • Pusing atau Pingsan (Sinkope)
  • Edema (Pembengkakan)
  • Nyeri di Tubuh Lain
  • Mual, Muntah, atau Kehilangan Nafsu Makan
  • Keringat Dingin
  • Cepat Lelah saat Beraktivitas Fisik

JENIS PENYAKIT JANTUNG

Jantung Koroner (PJK):
Penyumbatan atau penyempitan arteri koroner yang menyuplai darah ke otot jantung.
Termasuk angina (nyeri dada) dan serangan jantung (infark miokard).

Gagal Jantung:
Kondisi di mana jantung tidak mampu memompa darah dengan cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Biasanya disebabkan oleh kerusakan otot jantung setelah serangan jantung, jantung koroner, atau tekanan darah tinggi.

Aritmia:
Gangguan irama jantung, bisa terlalu cepat (tachycardia), terlalu lambat (bradycardia), atau tidak teratur (fibrilasi atrium, fibrilasi ventrikel).
Termasuk kondisi seperti fibrilasi atrium, takikardia ventrikel, dan serangan jantung yang menyebabkan henti jantung.

Penyakit Katup Jantung:
Kelainan pada katup jantung yang mengakibatkan aliran darah yang tidak lancar.
Termasuk stenosis katup, regurgitasi katup, dan prolaps katup.

Penyakit Kardiomiopati:
Kelompok gangguan yang menyebabkan otot jantung menjadi lemah atau kaku.
Termasuk kardiomiopati dilatasi, kardiomiopati hipertrofik, dan kardiomiopati restriktif.

Endokarditis:
Infeksi pada lapisan dalam jantung (endokardium) yang sering disebabkan oleh bakteri.
Bisa menyebabkan kerusakan pada katup jantung dan jantung itu sendiri.

Penyakit Jantung Bawaan:
Kelainan struktural yang hadir sejak lahir.
Termasuk septum atrium atau ventrikel, duktus arteriosus persisten, dan tetralogi Fallot.

Pericarditis:
Peradangan pada lapisan luar jantung (perikardium).
Dapat menyebabkan nyeri dada, demam, dan ketidaknyamanan pernapasan.

Penyakit Vaskular Jantung:
Penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah jantung, termasuk penyakit arteri perifer dan penyakit arteri koroner.

Penyakit Jantung Reumatik:
Akibat dari infeksi streptokokus yang tidak diobati dan dapat menyebabkan kerusakan katup jantung.

Penting untuk dicatat bahwa banyak jenis penyakit jantung ini saling terkait, dan seseorang dapat mengalami lebih dari satu kondisi jantung pada saat yang bersamaan.
Dari jantung koroner hingga gagal jantung, aritmia, dan kelainan katup, spektrum penyakit ini sangat luas dan berpotensi mengancam jiwa. Faktor risiko seperti gaya hidup tidak sehat, tekanan darah tinggi, diabetes, dan kebiasaan merokok, semakin meningkatkan prevalensi penyakit jantung di seluruh dunia. Oleh karena itu, pemahaman tentang penyebab, gejala, pencegahan, dan pengelolaan penyakit jantung menjadi sangat penting dalam upaya menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup.

Mari kita bersama, Jaga Detak & Sayangi Jantung untuk Hidup Sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.